Sabtu, 28 Desember 2013

Rabu, 25 Desember 2013

"Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck" : Romansa klasik nan tragis

Pasca UAS yang nyaris membunuh, pada bulan terakhir di penghujung 2013 ini, saya menonton 2 film hebat anak bangsa. Desember tahun ini giliran Soekarno-nya Hanung Bramantyo yang tampil gagah di bioskop-bioskop tanah air, dan yang terakhir juga ada jagoan Soraya Intercine Films yang kembali mencoba mencatakan sejarah di box-office Indonesia bersama Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck.

21cineplex.com

Film ini di adaptasi novel milik punjangga asal minang, Buya Hamka, yang sama sekali tidak bercerita soal kapal karam, jadi sebelum berpikir macam-macam, buang jauh-jauh ekpektasimu jika menganggap Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck ini macam versi Titanic-nya Indonesia atau mungkin The Great gatsby seperti yang terlihat sekilas di traillernya. Jika sudah pernah membaca novelnya yang sangat masyur, kalian pasti tahu persis jika  Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck murni sebuah romasa klasik, romansa tragis ala Romeo & Juliet atau yang lebih dekat dengan kita, Siti Nurbaya :)