Sabtu, 28 Desember 2013

Rabu, 25 Desember 2013

"Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck" : Romansa klasik nan tragis

Pasca UAS yang nyaris membunuh, pada bulan terakhir di penghujung 2013 ini, saya menonton 2 film hebat anak bangsa. Desember tahun ini giliran Soekarno-nya Hanung Bramantyo yang tampil gagah di bioskop-bioskop tanah air, dan yang terakhir juga ada jagoan Soraya Intercine Films yang kembali mencoba mencatakan sejarah di box-office Indonesia bersama Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck.

21cineplex.com

Film ini di adaptasi novel milik punjangga asal minang, Buya Hamka, yang sama sekali tidak bercerita soal kapal karam, jadi sebelum berpikir macam-macam, buang jauh-jauh ekpektasimu jika menganggap Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck ini macam versi Titanic-nya Indonesia atau mungkin The Great gatsby seperti yang terlihat sekilas di traillernya. Jika sudah pernah membaca novelnya yang sangat masyur, kalian pasti tahu persis jika  Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck murni sebuah romasa klasik, romansa tragis ala Romeo & Juliet atau yang lebih dekat dengan kita, Siti Nurbaya :)

Jumat, 30 Agustus 2013

Cerita tentang cerita...


Hai kamu… yang bantalmu basah bukan karena hujan, tapi tangisan. Kamu yang bingung harus menjemur bantal dulu atau kesedihanmu dulu. Saya percaya kamu sedang berjuang. Entah kamu yang memaki jarak atau meremas-remas masa lalu, namun saya tahu, kamu benar-benar sedang berjuang. Tulisan ini tidak akan begitu membantu perjuanganmu, namun setidaknya menjadi cerita,  bagaimana beberapa orang telah mampu melewati perjuangannya.


Selasa, 16 Juli 2013

"Terkadang... Kau bertahan bukan karena tak mampu menyerah.... Tapi karena apa yang kau tunggu lebih berharga dari mundur ribuan langkah..."
http://dreamindonesia.files.wordpress.com

Rabu, 26 Juni 2013

"Sesungguhnya... Ramuan terbaik untuk sakit karena cinta adalah... Jatuh cinta lagi..."

http://euphoriainsolitude.blogspot.com 

Selasa, 21 Mei 2013


"keterlibatan hati dalam memutuskan kadang membuat sesuatu menjadi begitu rumit... namun itu juga yang menunjukkan... bahwa kita masih manusia..."
http://1.bp.blogspot.com

Senin, 20 Mei 2013

12 Lagu Terbaik Sheila on 7 (happy sweet seventeen So7)


Tulisan ini seharusnya terposting 6 Mei lalu, bertepatan dengan ulang tahun band paling hebat sejagad ‘Sheila on 7”,  namun UAS kemaren bener-bener berat dan pekan-pekan berat itu benar-benar baru saja terlewati minggu ini. Karenanya, biarlah  telat dari pada tidak sama sekali J
http://3.bp.blogspot.com/

http://www.hai-online.com

Sampai hari ini saya masih percaya, So7 adalah band pop terbaik di Indonesia. Abah Duta cs benar-benar pandai menggugah penikmat musik dengan lirik-lirik yang sangat jujur, sederhana namun sarat makna, easy listening namun sangat menghibur, jauh dari kesan ‘lebay’ dan sangat apa adanya namun begitu mewakili. Benar-benar menjadi sesuatu yang tidak bisa dinafikan,  kesederhanaan menjadikan lirik-lirik So7 menjadi begitu indah dan sangat berkelas.

Bisa dikatakan semua lagu-lagu So7 sangat saya sukai, semuanya keren. Pada postingan kali ini saya ‘mencoba’ membuat peringkat 12 lagu terbaik Sheila on 7 versi saya sendiri tentu saja. Perlu diketahui bahwa bukan berarti lagu lain di luar 12 lagu ini tidak saya sukai, cukup berat menulis postingan seperti ini, mencari yang terbaik diantara yang terbaik. Saya beberapa kali berhenti mengetik dan diam untuk benar-benar bertanya inikah yang paling baik. Jadi dengan segala hormat, terutama buat kawan-kawan Sheila gank, inilah 12 lagu Sheila on 7 yang terbaik versi Amiruddin Akbar Fisu :)

Ada apa lagi dengan cinta?


Beberapa kisah mencatat perjalanan-perjalanan para lelaki menyusuri hidup, mencari sang bidadari. Atau sebaliknya, bagaimana para kaum hawa  berjalan gemulai seanggun mungkin, berharap pesona para arjuna takhluk olehnya. Syair-syair ‘merah muda’ lainnya menggema melegendakan Cinderella dan Prince Charming, romeo dan Juliet, atau Shah Jahan dan Arjumand Bann Begum yang menggaung-gaungkan keindahan romantisme.
Kisahku mungkin tak termaktub  dalam rangkap-rangkap romansa indah tentang perjuangan cinta Peter Abelard dan Heloise, atau kerumitan kisah Tristan dan Isolde, yang menginspirasi begitu banyak para pencinta. Namun aku punya kisah… yang juga tentang cinta...

Minggu, 19 Mei 2013



"terkadang... karena takut kehilangan seseorang... beberapa orang malah kehilangan dirinya sendiri..."


http://www.khm.uio.no


Sabtu, 18 Mei 2013

Jauh dari rumah (part 2)

(foto: Amiruddin Akbar Fisu)

Lokasi : Gunung Papandayan, Tangkuban Perahu, Padang Edelweis Garut, Car Free Day Bandung, Bukit Cartil, Kampus ITB, Jonas Photo Studio, Dago Pakar

Sabtu, 04 Mei 2013

MAKASSAR BUKAN UNTUK MANUSIA?

Bila Anda hendak melihat kota yang takluk oleh mesin, datanglah ke Makassar. Pembangunan kota ini lebih mengabdi kepada mesin ketimbang manusia. Kendaraan yang sejatinya hanya alat angkutan, oleh segelintir manusia telah dijadikan penguasa yang menindas manusia lain—terutama para pejalan kaki.

Jumat, 26 April 2013

Setelah asap, lalu apa???

Tulisan ini bukan sama sekali tentang cerobong asap pabrik-pabrik di kawasan industry perkotaan, tapi benda yang jauh lebih kecil dari itu. Knalpot kendaraan bermotor? Bukan, bukan itu juga, meskipun kanlpot mobil memang sangat identik dengan perkotaan. Lalu apa? Sampai pada kalimat ini saya masih bersama dengan benda tersebut, saya bersama dengan ‘dia’ lah yang menulis tulisan ini. Tepat sekali, rokok.
Beberapa tulisan tentang rokok membahas betapa rokok dapat merusak kesehatan, dan pada tulisan lain betapa rokok menjadi pemicu inspirasi dan menjadi salah satu sector penting yang memberi pendapatan triliyunan rupiah untuk negeri tercinta ini tiap tahunnya.  Atau tulisan tentang kampanye anti rokok untuk kepedulian lingkungan dimana pada artikel lain mengatakan kita tidak akan pernah menonton konser-konser artis internasional atau riuhnya siaran sepakbola tanpa adanya perusahaan produsen rokok sebagai sponsor.  Bahkan ada ribuan artikel yang menunjukkan angka kematian yang luar biasa yang diakibatkan karena asap rokok, dan kisah lain mengimbanginya dengan memaparkan besarnya jumlah petani tembakau dan buruh yang bekerja di pabrik rokok untuk menghidupi keluarganya, dan sampai hari ini, kontroversi terus terjadi antara perokok yang menggaung-gaungkan kebebasan dan orang-orang anti rokok yang merasa terdzhalimi oleh asap-asap tembakau.
Saya mulai mengabaikan kontraversi tersebut, selain karena alasan ‘buang-buang energi’, saya cukup lelah memikirkan betapa para perokok akan begitu teraniaya dengan pelarangan rokok, dan betapa tersiksanya para anti rokok jika rokok tetap saja beredar bebas sampai hari ini.

http://herdissuryatna.files.wordpress.com/2011/12/puntung-rokok.jpg

Minggu, 10 Maret 2013


"Beberapa kehilangan perlu diingat... Agar kita tau... Seberapa penting untuk mempertahankan..."

http://3.bp.blogspot.com

Sabtu, 02 Februari 2013

Sebuah Keputus(asa)an


(foto: http://images4.fanpop.com)

Assalamualaikum Wr. Wb.

Dear sayangku

Sebelumnya aku mencoba mengingat-ingat, kyaknya baru kemarin… aku semangat manasin sepatu buat dipake jalan sama kamu. Sayang, kamu ingat saat aku ngeliatin kamu duduk di bangku kelas, upil kamu ngegantung gitu di bulu hidung kamu, terus tiap napas upilmu goyang-goyang, aiih… pemandangan itu bener-bener ngebuat aku terpesona, apalagi pas kamu lagi nangkap kecoak nyasar yang bikin heboh cewek-cewek sekelas (kecuali kamu tentu saja). Ngeliatin kamu tuh rasanya adeemmm banget… ademnya kya lagi pake kolor doang di kamar. Sayang… saat itu aku bener-bener suka sama kamu. Kamu tuh cewek antique… cantique dan menarique…

Sabtu, 05 Januari 2013

Ladang Kabut Cartil (catatan ransel lusuh)


Tepat jam lima pagi, lepas dua rakaat subuh, saya bersama dua orang rekan menerobos udara dingin Kota Bandung. Sesuai dengan rencana dadakan sebelumnya, kami berencana mengunjungi Caringin Tilu(Cartil), salah satu objek wisata yang terdapat di Bandung Utara.  Dengan dua buah motor, kami hanya butuh sekitar 45 menit untuk sampai di tempat ini. Dari Cartil, saya dapat melihat hamparan Kota Bandung berlatar pegunungan yang masih diselimuti kabut.

(foto: Amiruddin Akbar Fisu )

Jumat, 04 Januari 2013

Jauh dari rumah

Sebulan berada di Bandung, saya menyempatkan diri mengunjungi tempat sebanyak mungkin. Jalan, jembatan, kampus, museum, hingga tempat wisata. Entah dari kamera butut ataupun dari ponsel, saya berusaha mengabadikan momen dan merekam gambar-gambar yang mungkin bisa menjadi jalan pengantar rindu suatu hari kelak. Berikut beberapa gambar yang saya sempat uploat di instagram :)



Oh iya... jangan lupa follow insta sy di @amierfisu , pasti di folbek kok.... seneng aja berbagi dan melihat foto-foto dari tempat kalian. :)